If I Could Speak Up: Isi Kata Hati Anak yang Orang Tua Nggak Pernah Tau

Kalcer 02 Februari 2023 • 07:00

Editor: Inggita Widia

cover
Shutterstock/fizkes

Nggak semua anak bisa ngomong isi hati mereka ke orang tuanya. Ngomong ke diri sendiri aja masih ngang ngong ngang ngong, apalagi disuruh curhat ke orang tua.

Nggak semua anak bisa sedeket itu sama orang tuanya, dan nggak semua orang tua juga bisa seterbuka itu menerima anaknya. Makanya, banyak unspoken word dari anak ke orang tuanya.

Artikel ini mungkin bisa jadi semua tempat di mana para anak mengeluarkan unek-uneknya. Ada kata-kata yang masih terpendam yang dilansir dari beberapa sumber.

Baca juga: Fakta Squidward: Makin Kita Tua Makin Mirip Dia Ya

Ready yaa… 

isi hati anak

“I’m so tired and I wanna die everyday.” - @Cyxxxx

“Jujur gue capek banget tiap bulan harus kasih setengah gaji gue buat orang tua, buat bayarin sekolah adek, buat bantuin bayar listrik, kayak... gaji gue cuma UMR woy #sandwichgeneration” - @nixxxx

“Their child is under a lot of pressure.” - @kaxxxxxx

“Mau minta duit pleaseeee, tapi nggak enak kalo minta.” - @apxxxxxxxxxxx

“Mending turunin deh ekspektasi ke gue. CAPEK WOY!” - @luxxxxxxxx

“Sorry ya kalo keliatannya kayak tertutup, sebenernya pengen banget cerita tentang masalahku. Tapi aku nggak bisa ungkapin pake kata-kata karena ngerasa canggung. Sorry ya kalo selama ini nggak pernah ngebanggain kalian, seenggaknya aku nggak pernah ngerepotin kalian dengan masalahku.” - @haxxxxxxxx

“Gue nggak mau jadi dokter, aku udah punya rencana sendiri buat hidup aku. Dipikiranku, seluruh hidupku udah direncanakan sama mereka.” - @anxxxxxxxxxx

“Selama ini aku pergi ke psikiater. Sebulan sekali, ngakunya ke kampus padahal ke rumah sakit.” - @luxxxxxxxxx

“Aku kalo sebel sama diri sendiri suka self harm.” - @16xxxxxxxxx

“I cried everynight.” - @yoxxxxxxx

“Maaf, anakmu ini sebenarnya bisex.” - @rnxxxxxxx

“I don't wear my hijab properly.” - @mavxxxxxxxxxxx

“Sebagian besar alasan gue nangis ya sebenarnya karena kalian.” - @5mxxxxx

“Sometimes I think about suicide. Tapi kalo aku bilang ke kalian, pasti kalian mikirnya aku kurang beriman.” - @suxxxxxxx

“Kalo aku lagi cerita, pengenya tuh direspon yang bener-bener kayak tertarik sama ceritanya. Nggak mau direspon cuma ‘oh,iya’ aja.” - @aixxxx

“Apa emang kodratnya anak cuma boleh nerima doang? Emang nggak boleh nyuarain apa yang mereka rasain? Kok kayaknya suara gue selalu dibungkam ya?” - @chxxxxxxxxxx

 

Baca juga: Tipe-Tipe Anak Rantau Pas Tanggal Tua

Why don't you check this?