All You Need to Know: Daihatsu Manipulasi Uji Keselamatan Selama 30 Tahun?

Sci & Tech 29 Desember 2023 • 15:45

Editor: Inggita Widia

cover
NZ Autocar

Produsen mobil asal Jepang, Daihatsu, lagi kena skandal, guys. Biasanya kan perusahaan Jepang teliti banget, apalagi tentang masalah keselamatan. Tapi, kok bisa Daihatsu bisa kena skandal?

Jadi, Daihatsu udah ngakuin kalo mereka manipulasi uji keselamatan selama lebih dari 30 tahun, tepatnya dari tanggal 1989. Dilansir dari Detik, CEO Daihatsu, Soichiro Okudaira, ngumumin kalo komite pihak ketiga nemuin bukti-bukti kecurangan pengujian keselamatan di 64 model kendaraan. 

Dan mobil-mobil ini dijual di Thailand, Malaysia, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, Meksiko, dan juga Indonesia. Haduh haduh haduh, kok begini sih? Padahal, di Indonesia sendiri penjual mobil Daihatsu dari bulan Januari-Juni mencapai 102.515 unit. 

Kalo ada mobil Daihatsu terparkir di mobil lo, tenang say, jangan panik dulu. Lo harus baca artikel ini dulu sampe abis, ada banyak hal yang lo harus tau.

Baca juga: Update Proyek Google Mengurangi Waktu Lampu Merah Pakai AI Hingga 30%

 

Manipulasi uji keselamatan terbongkar

daihatsu manipulasi uji keselamatan

Source: OtoDriver

Skandal ini pertama kali terungkap di bulan April 2023. Waktu itu perusahaan mereka ngaku kalo ada data yang dimanipulasi di empat model produksi di Thailand dan Malaysia dari tahun 2022 sampe tahun 2023 ini.

Dari situ, munculah pengakuan-pengakuan lain yang serupa hampir dari semua proses produksinya. Pas diinvestigasi, ternyata hal manipulasi data ini udah terjadi dari tahun 1989. 

Ada 88.000 mobil yang dijual dengan merek Toyota di Thailand dan Malaysia yang data uji keselamatannya dipalsukan. Selain itu, Daihatsu juga gak memenuhi syarat peraturan buat tes tabrak samping, pemeriksaan lapisan dalam pintu kursi depan juga dimodifikasi dengan tidak benar.

Di bulan Mei 2023, komite investigasi bilang ada lebih banyak lagi kesalahan dari pihak mereka. Makanya, Daihatsu sempat berhenti dulu pengiriman dan penjualan mobil mereka.

Move forward ke tanggal 20 Desember 2023, komite investigasi nunjukin lagi kalo ada 174 kasus manipulasi data. Mereka bikin pernyataan palsu, dan ngutak-atik mobil-mobil produksinya biar lulus uji sertifikasi keselamatan.

Baca juga: Kominfo Sebut Aturan Penggunaan AI Bisa Pakai UU ITE & PP PSTE

 

Terus, gimana nasib Daihatsu sekarang?

daihatsu manipulasi uji keselamatan

Source: Automology

Wah, sudah dipastikan mereka rugi dong. Per tanggal 21 Desember 2023, saham Toyota turun 4 persen di Tokyo. Daihatsu juga mengalami kerugian sampe Rp 10,7 triliun. 

Hal ini terjadi karena Daihatsu menghentikan produksinya di empat pabrik di Jepang, termasuk di kantor pusat di Osaka. Katanya sih, penghentian ini berlangsung sampe akhir Januari 2024. 

Bukan cuma berpengaruh sama masalah finansial, tapi juga berpengaruh sama 9000 karyawan yang kerja di bagian produksi. Soalnya, Daihatsu ini menghentikan produksi dan memberhentikan pengiriman domestik dan internasional.

Tapi tenang say, bukan Jepang namanya kalo lepas tanggung jawab. Pihak Daihatsu janji bakal konsultasi sama pihak berwenang terkait masalah ini. 

Baca juga: Google Ungkap Gen Z Suka Ngapain Aja Pakai AI, Hayolo Ketahuan~

 

Nikmati "satu aplikasi, beragam hiburan terkini" mulai dari berita, kuis, video, dan artikel rekomendasi terkini eksklusif untuk Gen Z dan Milenial. Tunggu apa lagi? Unduh aplikasi KUY! sekarang di Google Play Store dan App Store.

Why don't you check this?